| Halaman Awal |
Pria Perokok Indonesia Kedua Tertinggi di Dunia
KOMPAS.com — Dalam sebuah episode acara TV "Star Trek: The Next Generation" Kapten Jean-Luc Picard tertusuk di bagian dadanya,
Belanda, Negara dengan Makanan Paling Sehat di Dunia
KOMPAS.com — Belanda telah menciptakan pasar bagus yang memungkinkan orang untuk cukup mendapat makanan
Survei: Pengguna iPhone Terpintar, BlackBerry Terbelakang
VIVAnews - Sebuah survei tes asah otak online menunjukkan pengguna ponsel pintar yang paling cepat menyelesaikan soal-soal adalah pengguna iPhone
Tiga Tahun Lagi Facebook Diramalkan "Kiamat", Apa Sebabnya?
VIVAnews - Facebook. Situs jejaring sosial terpopuler di dunia itu diramalkan akan bernasib sama dengan Friendster dan MySpace.
Lima Tanda Bahwa Alien Benar-benar Ada
VIVAnews - Selama ratusan tahun, manusia terus bertanya-tanya, apakah ada kehidupan lain di luar alam semesta selain Bumi?
Kamis, 20 Februari 2014
Sabtu, 15 Februari 2014
Basuki Tjahaja Purnama |
"Kemarin itu sudah saya tampung, sudah saya dengerin, cuma mereka ngeyel. Dia protes kenapa sebelahnya yang ngerjainnya lebih cepet lulus, tapi dia yang kerjanya setengah mati gak lulus. Mereka ngotot, ya udah gue semprot aja," kata Ahok di Balaikota, Jumat.
Kemarin sore sekitar pukul 16.00 WIB, tiga orang guru honorer yang gagal dalam tes Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) mendatangi Ahok yang tengah diwawancara oleh para wartawan.
Mereka mengeluhkan tes CPNS yang diikuti tidak adil karena mereka merasa mengerjakan lebih baik dari peserta yang lain namun gagal, sementara peserta yang mengerjakan tidak serius lulus.
Mendapat pengaduan tersebut, awalnya Ahok menjelaskan dengan sabar bahwa tes CPNS bukanlah wewenang Pemda DKI Jakarta tapi pemerintah pusat.
Selain itu, Ahok mengutarakan ketidaksukaannya pada cara para guru honorer tersebut saat melapor yang datang di tengah-tengah wawancara dan memberondong Ahok dengan aduan.
"Kalian (guru honorer) mengadu ketika tes sudah dilakukan dan hasilnya tidak lulus. Tapi kalian tidak bakalan ngadu ke saya kalau diterima. Seharusnya kalian mengadukan kecurangan sebelum tes dilakukan," kata Ahok kemarin sore.
Namun, para guru tersebut tidak puas dengan jawaban Ahok dan terus mendesak supaya hak menjadi PNS diberikan karena sudah 10 tahun mengabdi.
Salah satu dari guru honorer yang bernama Eva rupanya kaget mendengar reaksi Ahok dan menangis kencang hingga pingsan dan akhirnya dibopong ke samping lift sementara Ahok kembali ke kantornya.
"Saya kaget aja. Enggak usah marah-marah. Ngomong aja baik-baik," kata Eva sambil menangis begitu sadar.
Lebih lanjut Ahok mengatakan, kegagalan dalam mengerjakan tes sebenarnya juga dipengaruhi kemampuan intelijensia masing-masing orang.





